Di Balik Praktisnya
Styrofoam
Mungkin akang-akang dan teteh-teteh sekalian pasti tau yang namanya
Styrofoam ? benda putih lembut yang biasa di gunakan sebagai alas atau tempat
makanan karena sifat tahan panasnya, anti bocor, selain itu praktis untuk di
gunakan dan mudah di dapatkan dimanapun.
Pada saat itu saya sedang membeli makanan yang si alasnya itu menggunakan
mangkok dari Styrofoam, sambil duduk bareng dan ngobrol-ngobrol teman saya
berkata, kalo bisa tempat makanya kamu ganti jangan pake Styrofoam itu karena
dapat menyebabkan penyakit kanker. Otomatis saya terkejut, ya. . . mau gimana
lagi sudah terlanjur dibeli, ya kepaksa di habisin. Sesampainya di rumah saya
searching ke dukun modern, tepatnya ke mbah google. Saya cari semua info
tentang Styrofoam dan hasilnya sebagai berikut.
Ternyata Styrofoam dibuat dari kopolimer styrene . Dan penggunaanya
marak sekali terutama di Indonesia. Mengapa ? karena mempunya bentuk yang
praktis, tahan panas, mudah di dapatkan dimana-mana. Maka dari itu banyak
sekali produsen makanan, restoran, tukang dagang menggunakan Styrofoam untuk
membungkus makananya. Terus para peneliti menemukan kandungan pengawet
(formalin) dalam kandungan Styrofoam. Namun racun tsb baru bisa luruh kalo
terkena air panas atau minyak panas. Jadi kalo bisa saat makanannya panas akan
di hidangkan ke madah dari Styrofoam sebaiknya di kasih alas daun atau plastic
tapi lebih baik lagi kalo ga pake Styrofoam. Dengan menggunakan Styrofoam untuk
wadah makanan secara tidak langsung zat-zat yang terkandung dalam Styrofoam
ikut terbawa ke dalam makanan atau minuman sehingga tidak heran kalo teman saya
bilang dapat menyebabkan kanker.
Saran saya sebaiknya kurangi penggunaan Styrofoam sebagai alas atau wadah
buat makanan dan lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah dengan menggunakan
kotak makan.
Semoga bermanfaat ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar